Wednesday, 17 March 2021

Tingkat meditasi dalam spiritualitas

 



Hidup terdiri dari berbagai sub-sektor dengan masing-masing bermain utama dalam kegiatan hari demi hari. Di antara mereka adalah spiritualitas yang terutama kategorikan dari agama-agama yang berbeda yang kita percaya. (Dan di antara orang-orang yang beriman itu ada orang-orang yang beriman kepada Allah dan ada pula orang-orang yang berserah diri) artinya, mereka tunduk patuh kepada-Nya. Apapun agama, itu masih bagian dari spiritualitas. Semua dalam semua, orang yang berbeda pergi tentang kegiatan yang berbeda dalam upaya untuk meningkatkan pada spiritualitas mereka. Sebagian besar kegiatan ini didasarkan pada meditasi. Ini pada dasarnya karena hanya melalui meditasi yang dapat mengakses alam rohani batin. Sebagai soal fakta, meditasi dikatakan untuk mempercepat kemajuan yang ditambah kesadaran ketika datang ke spiritualitas.  


Ada empat tingkat meditasi yang digunakan orang-orang ketika bermeditasi untuk tujuan spiritual. Tingkat pertama hanya disebut sebagai meditasi berjalan. Mengapa nama berjalan? Hal ini karena fakta bahwa ini tertentu meditasi terutama ditujukan untuk merangsang bagian fisik dan bukan bagian spiritual seperti banyak harapan. Bagian fisik sama pentingnya dengan bagian spiritual. Kalau bukan karena kekuatan fisik, maka meditasi takkan pernah ada. Pada dasarnya, itu melibatkan latihan yang dilakukan sebelum memulai proses meditasi yang sebenarnya. Meditasi terutama melibatkan latihan pernapasan sebagai ell sebagai rutinitas yoga. Selain itu, juga melibatkan berbagai kegiatan seperti menyanyi dan ritual spiritual seperti berputar dalam roda doa.


Meditasi adalah tingkat kedua meditasi. Di sinilah utama meditating proses dimulai dengan individu menetap dan menekan ke dalam dunia spiritual mereka. Apa yang terjadi adalah bahwa orang santai dan mengarahkan semua energi mereka ke berkonsentrasi. Ketika doping ini, penting bahwa seseorang tetap berada dalam postur yogic jadi untuk strategis posisi tubuh dalam cara seperti itu yang akan memfasilitasi meditasi. Terserah pikiran untuk mengubah keheningan itu menjadi periode bergerak dalam alam rohani. Tindakan menjadi bergerak berhenti penting untuk proses karena diyakini bahwa bahkan kesadaran terutama termasuk keheningan.      


Tahap ketiga adalah Jyoti yang juga berarti Cahaya. Ini adalah fase di mana seseorang cenderung melihat cahaya berasal dari daerah spiritual. Satu menggunakan mata-Tiga, terletak di antara alis, untuk melakukan hal ini. Akhirnya, ada tingkat Samati. Terutama melibatkan mendalam kontemplasi yang pada dasarnya adalah klimaks. Satu akan meningkat ke dalam dunia spiritual tertinggi dan merasa sangat berseri-seri batin cahaya.

No comments:

Post a comment

Entri yang Diunggulkan

Memahami konsep pencerahan Spiritual

  Pencerahan sering disalahpahami sebagai tujuan atau keadaan pikiran bahwa Anda harus mencapai menjadi benar-benar spiritual. Kesan pencera...